Langsung ke konten utama

Postingan

Ketika Gue Dituduh Nyopet

Kemarin Sabtu gue iseng-iseng main ke Mall of Bacan, satu-satunya Mall yang ada di Bacan. Sebenarnya gue ga' pengen beli macam-macam, cuma pengen beli deterjen buat cuci mata. Tapi berhubung cuaca di luar dinginnya 39 derajat celcius, dan gue takut kulit gue item makanya gue putusin buat tawaf di Mall, siapa tahu ada cewek barang yang menarik dan bisa gue tilep beli. Gue muter-muter dari lantai paling bawah sampai lantai paling atas. Masuk ke toko satu-satu buat ngelihat SPG barang yang dijual. Setelah sampai di lantai 3, gue masuk ke toko mainan. Sekedar info aja, sampai umur segede ini gue masih tertarik sama mainan anak-anak. Padahal jaman kecil dulu mainan gue udah bejubel. Setelah gue analisis, ternyata hal ini berkaitan sama harga sembako di pasar. Dulu ketika gue masih imut, harga sembako ga' semahal sekarang, jadinya para produsen mainan memproduksi mainan asal jadi. tapi sekarang setelah harga sembako melambung tinggi, para produsen berlomba-lomba mempr...

Laut Tak Selalu Biru

" Mengapa laut berwarna biru? " Tanyamu mencoba memecah keheningan. " Emmmm, mungkin karena langit berwarna biru. " Jawabku sekenanya. " Ahhh, aku mulai bosan. " Katamu sambil mulai menggulung benang pancingmu. " Bosan memancing? " Aku ikut menggulung benang pancingku, padahal waktu masih menunjuk pukul tujuh pagi. Baru satu jam memancing, dan belum satu ekor ikan pun memakan umpan, mungkin karena kali ini hanya membawa umpan sisa kemarin. Ikan-ikan pun sudah mulai pilih-pilih makanan sekarang. " Bosan dengan laut biru. " Jawabmu sembari meniti papan titian, kembali ke daratan. " Maksudmu? " Aku mencoba mengejar, mencoba mendengar lebih jelas. Tapi tengkukmu semakin menjauh. Kamupun berlari. Entah karena ingin pulang lebih cepat, atau memang kamu sudah sangat membenci laut biru. " Ah, besok juga kamu akan kembali lagi seperti biasa, kita akan memancing bersama. " Batinku menenangkan. ...

Berpikir Sederhana

Di pinggiran kota Jakarta, hiduplah dua orang tetangga. Yang satu bernama Gobe, sedangkan yang satu bernama Robe. Meskipun bertetangga, namun sifat mereka sangat berseberangan. Meskipun sama-sama berpendidikan tinggi, tetapi keduanya memiliki pola pikir yang sangat berbeda.  Pada suatu ketika, diadakan sebuah undian berhadiah yang oleh sebuah perusahaan rokok. Undian itu berbunyi. "Untuk 2 orang yang menemukan kupon emas dalam bungkus rokok, berkesempatan memenangkan sebuah apartemen." Setiap orang di kota pun berebut membeli rokok, termasuk Gobe dan Robe. Dan beruntungnya, kedua orang ini menemukan kupon emas di dalam bungkus rokok yang mereka beli. Datanglah mereka berdua ke produsen rokok tersebut. Di sana mereka menagih janji apartemen yang telah dijanjikan.

Kata SMS, Gue Udah Jadi Ayah

Kemarin siang hape gue berbunyi. Bukan, hape gue bukan kentut. Hape gue berbunyi soalnya ada sms masuk. Pas gue periksa, isinya ternyata kayak gini : Gue agak syok ketika membaca sms itu, karena gue merasa belum pernah menikah, apalagi sampai punya anak. Gue pikir-pikir lagi, gue ingat-ingat lagi, gue timbang-timbang lagi, dan gue yakin kalau gue belum pernah punya anak. Tapi berhubung gue termasuk orang yang ganteng bertanggung jawab, dan siapa tahu gue khilaf kalau gue pernah punya anak, gue balas sms tersebut :

Mencintai Berlebih

" Sayang, aku boleh minta tolong? " Siti merajuk manja pada Joko. " Iya, apa sih yang ga' buat kamu sayang? " Jawab Joko dengan suara dimirip-miripkan dengan Om Mario Teguh, biar terksesan berwibawa. " Tolong ambilin upil aku dong, aku takut kalau aku yang ngambil nanti cat kukuku rusak. " Sedetik kemudian Joko menggali lubang hidung Siti dengan mesra, demi mendapatkan upil Siti. " Sayang, boleh minta tolong lagi? " Kembali Siti merajuk pada Joko. " Iya, apa sih yang ga' buat kamu sayang? " " Tolong ambilin minum dong, aku takut nanti kakiku capek. " Pinta Siti seraya menunjuk pada gelas di atas meja yang berjarak 2 meter darinya. Dengan sigap Joko melompat harimau untuk menuruti permintaan Siti. Belum sampai Joko menaruh pantatnya di atas kursi, Siti udah merajuk lagi. " Sayang, boleh minta tolong lagi? " " Iya, apa sih yang ga' buat kamu sayang? "

17 Agustus dan 69 Tahun Indonesia

Apa yang terlintas di pikiran warga Indonesia ketika mendengar kata "tujuh belas Agustus"? Begitulah kira-kira yang terlintas. Ada yang kepikiran tentang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, ada yang kepikiran tentang Proklamasi, tapi ada juga yang kepikiran tentang lomba tujuhbelasan, bahkan ada yang kepikiran tentang libur.  *aduhdek Setiap tanggal tujuh belas Agustus, rakyat Indonesia selalu memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, untuk mengenang sejarah bahwa Indonesia telah merdeka yang ditandai dengan dibacakannya Proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 oleh Proklamator kita Soekarno dan Hatta.

Karena Mereka Ada

Apa yang biasa kalian lakukan pas liburan? Main sepuasnya sama kecoa? Menghabiskan waktu di kamar sendiri sambil ngegalau dan nempelin upil di setiap sudut rumah? Membaca buku gambar? Atau sekedar nonton film 99 episode? Memang banyak banget yang bisa kita lakukan pas liburan. Kita diberi kebebasan melakukan apapun, asal ga' melanggar UUD 45 serta norma-norma yang berlaku di masyarakat, seperti ngesot di tengah sawah, tiduran di jalan raya, ataupun ngecat muka Pak RT. Itu semua ga' boleh dilakukan selama liburan. *ok, gue mulai ngaco Gue jadi inget dulu jaman kuliah, setiap ada libur semester gue seneng melakukan apa yang belum tentu bisa gue lakukan ketika masuk kuliah. Mungkin ga' semainstream main sama kecoa, atau nempelin upil di setiap sudut kamar. Yang gue lakukan cukup antimainstream, seperti nonton film 3 kali sehari, membaca 3 halaman novel sehari, kadang juga membantu Ibu merapikan tempat tidur. Cukup antimainstream kan? Dan ada satu lagi kegiatan yan...